Pekanbaru (MMC) - Kontingen Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Provinsi Riau gagal mempertahankan gelar juara umum yang telah diraih dua kali berturut-turut. Riau hanya mampu menduduki peringkat keempat dengan perolehan satu emas, dua perak, tiga perunggu.
Tampil sebagai juara umum kontingen Sulawesi Selatan dengan perolehan enam emas dan satu perunggu. Diposisi kedua ditempati kontingen Lampung dengan tiga emas, satu Perak, dua perunggu. Tuan rumah Sumatera Selatan berada diposisi ketiga dengan torehan dua emas, dua perak, tiga perunggu.
Satu-satunya medali emas yang diraih kontingen Riau didapat dari cabang Bridge kategori berempat, medali Perak diraih pada cabang Bridge dua orang dan Atletik kelompok umur dibawah 40 tahun. Sedangkan tiga medali Perunggu diperoleh melalui cabang Tenis Meja, Billiar dan Sepakbola.
Menanggapi hasil yang diperoleh kontingen Riau diajang Porwanas X tahun ini, ketua umum kontingen Riau yang juga merupakan Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit mengungkapkan bahwa kegagalan yang diraih pada Porwanas kali ini bukan untuk disesali. Melainkan untuk dijadikan pelajaran berharga untuk menatap Porwanas berikutnya.
"Yang namanya pertandingan itu ada kalah dan ada yang menang, olahraga adalah permainan bukan tujuan. Dan yang terpenting adalah bagaimana seluruh atlit Porwanas Riau dengan atlit kontingen daerah lain bisa lebih mendekatkan silaturrahmi, bertanding dengan sportifitas, ajang ini hendaknya bisa membuat kita semakin akrab," ujarnya saat berkunjung ke penginapan atlit Porwanas Riau di Wisma Haji Palembang, Senin (8/2).
Wagubri mengungkapkan, kegagalan kali ini bukan untuk disesali. Ataupun menyalahkan tuan rumah, wasit dan lainnya. Kedepannya diharapkan bisa mempersiapkan diri lebih baik lagi. "Saya dengar kawan-kawan banyak mengeluhkan kepemimpinan wasit, pelayanan tuan rumah dan lainnya, mengapa kita gagal kali ini. Akan tetapi saya mengharapkan agar semua itu kita lupakan, dan mari kita persiapkan tim yang lebih baik lagi untuk Porwanas yang akan datang," ajak Wagubri.ant


